Skip to main content

Pelayanan yang baik, membangun kepercayaan konsumen



percaya atau tidak, algoritma otak manusia dalam mencari sesuatu hampir mirip dengan mesin pencarian google.
yang membedakannya adalah otak manusia di ciptakan langsung oleh Allah SWT dengan sangat sempurna sementar mesin pencari google di buat oleh manusia itu sendiri (yaitu larry page dan sergey brin) namun ilmunya masih tetap bersumber dari Allah yang maha kuasa lebih tepatnya.

kalo kita mencoba ketik kata di kolom google search (di https://www.google.com) terus tekan button click untuk mencari, maka secara otomatis mesin google akan menampilkan hasil pencariannya yaitu berupa daftar web, lokasi, dsb di layar gadget secara berurutan, dan urutan hasil pencarian itu akan di tampilkan sebagai rekomendasi berdasarkan kecocokan kata yang ditulis sebagai kata kunci, rating/ kepopuleran dan relevansi, bahkan mungkin iklan.

maksud saya adalah, ketika manusia hendak membutuhkan atau mencari sesuatu contohnya barang maka secara otomatis otak akan menyusun daftar beberapa hal yang berhubungan dengan barang tersebut dengan pertimbangan tertentu.

saya sederhanakan maksudnya dengan satu contoh kasus, yaitu ketika seorang konsumen berencana untuk hendak berbelanja, maka otaknya akan bekerja otomatis menyusun daftar toko mana saja yang di sarankan untuk di datangi berdasarkan beberapa pertimbangan:

1. kecocokan kata kunci.

kata kunci dalam kasus ini adalah jenis barang yang ingin dibeli saat belanja misalnya "pakaian".
secara otomatis otak akan menampilkan daftar beberapa informasi toko mana yang pernah kita tau dan besar kemungkinan menjual pakaian tersebut.

2. rating/ kepopuleran dan relevansi.
selain memberikan daftar toko mana saja yang besar kemungkinannya menjual pakaian yang kita cari, juga mengurutkan daftarnya berdasarkan kepopuleran toko dari ramainya pengunjung, promo, hingga relevan untuk kita datangi atas pertimbangan seperti pelayanan, fasilitas, jarak tempuh, keadaan, dll berdasarkan pengalaman pribadi.

3. iklan



berbeda dari yang lain, dimana ketika data populer dan relevansi diambil atas dasar pengalaman pribadi.
maka iklan diambil atas dasar tindakan dadakan, layaknya memberikan push ke urutan daftar teratas.
seseorang bisa datang ke sebuah toko walau jarak tempuhnya lebih jauh dari dugaan hanya karena mendapat informasi dari sebuah iklan di tiang papan jalan dan masih hangat yang menurutnya menguntungkan.
karenanya beberapa perusahaan rela mengeluarkan modal besar untuk belanja iklan sebagai pelayanan dalam memberikan informasi agar toko, prodak dan jasanya di kenal banyak orang dan menjadi urutan pertama sebagai destinasi yang harus di datangi kosumen.

dari tiga pertimbangan ini sebenarnya bisa di ambil kesimpulan bagaimana pengalaman dan informasi mampu mempengaruhi otak manusia termasuk dalam budaya belanja.

membangun kepercayaan konsumen dan merubah pola fikirnya. besar kemungkinan dapat meningkatkan return penjualan serta membuat toko berada dalam daftar yang harus didatangi ketika konsumen hendak berbelanja.

disadari atau tidak mereka para konsumen akan tetap membutuhkan barang dan para penjual-lah tetap menjadi providernya, jadi
"berikan konsumen pengalaman yang hebat bersama kita, hingga ketika mereka menceritakannya pada orang lain, itu bisa menjadi keuntungan dan sebuah marketing gratis."

semoga bermanfaat.



Comments

Popular posts from this blog

alasan kebaikan, supermarket toserba selamat berencana stop jual rokok

setelah beberapa toko besar nusantara memutuskan untuk tidak lagi menjual prodak rokok, sebut saja: - swalayan pamella  yang sejak april 2003 swalayan ini sudah bebas rokok. "Waktu itu saya berpikir, kalau saya ikut menjual rokok itu artinya secara tidak langsung saya memberikan kontribusi penyebaran penyakit mematikan tersebut," ujar  Noor Liesnani Pamella, pemilik Pamella Swalayan - toserba fajar sejak 2004 tidak menjual rokok. "Saya tidak menjual rokok, sebetulnya saya belajar dari Pamella (Noor Liesnani Pamella), jadi kami banyak belajar tentang supermarket. Tidak cuma tidak menjual rokok, kami juga tidak menjual kontrasepsi karena takut disalahgunakan," ujar Yogi Tyandaru, pemilik Toserba Fajar . kini giliran PT daruttaqwa toserba selamat yang berpusat di joglo cianjur di kabarkan tengah berencana untuk menstop penjualan rokok ditoko-tokonya. dalam isi breafingnya dengan karyawan toserba selamat cabang kota sukabumi kamis, 17 okt...

Kenapa harus berusaha jika takdir sudah ditentukan?

  Setiap individu tentunya mengidamkan sebuah kehidupan yang baik dan bahagia bukan?  Juga bukankah setiap pelaku usaha tentunya menginginkan untung yang luarbiasa!!! Berusaha sudah sepatutnya menjadi metode wajib guna terhindar dari resiko keterpurukan. Kendatipun takdir rezeki, ajal, amal dan kecelakaan atau kebahagiaan telah Allah 'Azza wa jalla tetap kan sebelum kita lahir ke dunia, sebagaimana telah diberitahukannya kepada kita lewat sabda Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam: "Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar dan dibenarkan, “Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya sebagai setetes mani (nuthfah) selama empat puluh hari, kemudian berubah menjadi setetes darah (‘alaqah) selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal daging (mudhgah) selama empat puluh hari. Kemudian diu...

Ada riba dipenukaran uang receh

Tak banyak orang yang tidak tau bahwa ketika mereka hendak menukar uang lembaran dalam bentuk uang recehan dapat menjerumuskan mereka kedalam riba. Contohnya adalah: Apabila si A memiliki 1 lembar uang 100.000 rupiah dan menukarkannya kedalam uang pecahan, misalkan 10 lembar uang 10.000 rupiah kepada si B. Sebenarnya hukum asal dari pertukaran tersebut adalah tidak riba, namun kasusnya akan menjadi berbeda ketika pecahan uang lembaran yang di miliki si B hanyalah 9 lembar uang 10.000 rupiah saja alias 90.000 rupiah, dan sisa 10.000 rupiah kekurangannya akan di berikan si B kepada si A dalam waktu kurang dari 24-jam dengan alasan tidak ada uang pas atau sebagainya. Kasus seperti ini sebenarnya sering terjadi terutama dilingkungan pertokoan yang menggunakan kasir, ketika seorang hendak menukarkan uangnya kepada kasir. karena tidak ada uang pas untuk pihak penukar, tidak jarang pihak kasir memberikan sebagian uang penukaran terlebih dahulu dan sisanya akan di berikan nanti setelah kasir m...